Kamu itu tipe cowok yang jarang sekali ditemui
Sungguh.
Memiliki kamu adalah suatu berkat yang tidak berkesudahan
Perempuan yang bisa meluluhkan hatimu
Adalah orang sangat baik dimata Tuhan
Sehingga Dia memberikan dirimu sebagai hadiah untuk perempuan yang baik itu
Entahlah
Aku sendiri bingung dengan apa yang aku rasa padamu
Mungkin aku hanya kagum
Tapi aku rasa ini berbeda
Tak tahu harus aku namai apa perasaan ini.
Dulu aku sempat menyukai laki-laki lain
Tapi itu hilang secepatnya
Mungkin karena intensitas bertemu itu menjadi jarang
Rasa padamu belum terhapus sampai sekarang
Ini yang beda
Aku jarang bicara padamu
Kita jarang bertemu
Aku hanya nampak dirimu ketika suatu waktu
Tapi, harus rasa ini yang muncul
aku tak berani menatapmu
aku tak berani berbicara padamu
aku tak berani memulai segalanya padamu
Dan dari gerak gerikmu, kau kurasa seperti itu
Aku heran
Kenapa kau selalu mencoba memandang kearah lain
Saat aku berbicara pada temanmu
Kau seperti mencari kesibukkan ketika aku berada di dekatmu
Kau tak pernah menatapku saat aku bicara padamu
Apa aku menakutkan?
Aku bisa menghitung berapa kali kita berbicara
Sejak kita ketemu
4 kali.
Ya selama kita kenal cuman 4 kali kita bicara
Bisakah suatu saat ini menjadi 4x4x..?
Apa harus aku yang lebih dahulu bilang semua ini?
Apa kau tak pernah peka dengan segala yang ku rasakan?
Apa kau tak bisa mengartikan bahasa tubuhku?
Apa kau tak bisa merasakannya?
Sebegitunya kah?
Pernahkah kau mendengar kata-kata ibu guru BP?
"Nak, kamu ga ada pacar?"
"Ga ada bu. Belum ada yang cocok aja. hehe.."
"Ya udah, sama anak itu aja. Dia baik, dia pintar, anaknya ga neko-neko. Jujur aja nak, ibu jarang menemukan anak seperti dia. Baik dan ramah sekali. Ibu rasa anak itu tidak ada kurangnya. Ibu rasa dia cocok buat kamu. Ibu serius lho..."
Sumpah, aku kaget dengan yang dibilang ibu itu.
Beliau tahu.
teman-temanmu juga bilang
"sudah, sama dia aja. Apa lagi kurangnya dia."
Mereka bisa bilang seperti itu.
Tapi, aku sendiri tak tahu bagaimana perasaanmu padaku.
Ku rasa aku tak 'kan memilikimu
Dan kau hanya kumiliki hanya dalam mimpi..........
Continue Reading