Sharing Bucket Of Travelling, Beauty and Happiness

Wednesday, 21 December 2011


22nd December..
Aku pribadi, senang sekali masih bisa ngerasain kasih sayang seorang mama sampai sekarang dan emang berharap selamanya..
Wait!!
Aku puter lagunya Rinto Harahap “Untuk Mama” yang dinyanyikan sama Christine Panjaitan. Ini lagu jadul banget. Check it out!
Apa ya? Aku ga tau menggambarkan mamaku ini gimana. Mama itu sosok yang:
1. Serba bisa
2. Paling ga bisa lihat rumah kotor
3. Pahlawan
4. Pengatur keuangan handal
5. Dokter
6. Guru
7. Koki
8. Tukang bangunan
9. Tukang kebun
10. Tempat durhat
11. Pokoknyaa semuanya dia bisa lakukan.
Mama itu belahan jiwanya ayahku. Ga ada yang bisa menggantikan posisi dia deh. Ayah dan mama itu makin lama makin mirip. Xixixi.. :D
Mama itu orangnya cerewet, paling ga bisa ngelihat barang-barang yang brantakan, paling ga bisa ngelihat anak-anaknya ga mandi sore, paling ga bisa lihat suaminya berpakaian berantakan. Pokoknya mama itu SUPER HERO kali woi.
Jujur aje yee, kalo denger dia cerewet-cerewet dirumah, rasanya pengen pake headset dan puter lagu “we are the champhion” #entah apa hubungannya. Abaikan aja ya masbro dan mbakbroo. Tapi pas aku udah ngekost kaya sekarang, beeehh rasanya ga denger cerewetannya satu hari itu kaya ada yang hilang. Karena aku nyadar apa yang dicerewetkan mama itu adalah hal yang baik.. Beeeh, golap..golap...!! @$#&$^#%$@^#^
Sosok yang serba bisa ini sering kali merasa kuat, tapi padahal dia udah sempoyongan. Udah dibilang, “nanti aja ma dikerjain” tapi tetep go ahead aja dia. Akunya yaaa, diem..hening..
Semua beres dengan adanya dirinya di rumah ini. Entah terbuat dari apa otaknya itu. Semua urusan rumah bisa terselesaikan sama dia. Pintar kali mengurus semuanya. Dari urusan pengeluaran, jadwal antar jemput, sampe resep masakan yang banyak itu. Ondeeeh..
Kadang kami anak-anaknya yang suka ngelawan ini emang ga tau diri. Tapi si mama tetep aja sayang sama kami. Beeeh, sumpah aku pengen nangis terharu kalo inget kasih sayangnya loo ya.. *cengeng kau nop!!!*
Tak heran jika aku, ayah, dan 2 adik sangat sayang samamu, mama... kami ga tau apa bakal yang terjadi kalau kehilangan sosok sepertimu.
Aku kutip kalimat dari @mahasiswaFK :
“seorang ibu mencintai anaknya sejak dlm kandungan, ia bahkan tak pernah meliat wujud anaknya. sungguh cinta buta itu nyata :)
“Yuk kita buat ibu kita bahagia dgn menjadi dokter yg hebat suatu saat nanti :)
Ma, anak mu ini belum bisa kasih apa-apa untukmu. Tapi aku mau kasih doa buatmu, mama sayang....
“Tuhan..
Suatu hal luar biasa aku bisa lahir dari dirinya.
Suatu hal terindah aku bisa bertemu wanita sepertinya
Suatu hal hebat kepribadianku oleh jiwa keibuannya..
Tuhan,
Tuhan tau kan dia udah sangat baik samaku
Apa ya Tuhan? Udah banyak kali hal-hal indah yang diberikannya samaku..
Udah banyak kebahagiaannya yang kurampas tanpa sengaja hanya karna kebahagiaanku..
Udah banyak peluhnya untuk jiwaku..
Udah banyak hal-hal yang ga terhitung yang udah dilakukannya samaku..
Tuhan,
Tuhan sayang samaku, kan?
Tuhan tahu benar apa yang membuat mamaku bahagia, kan?
Tuhan, BERIKANLAH KEBAHAGIAAN UNTUKNYA LEBIH DARI KEBAHAGIAAN YANG DIBERIKANNYA KEPADAKU..
Cuman itu permintaanku..
Ku tahu, Kau tahu aku sayang pada dia..
Dia mamaku.. J
Satu harapan terbesarku kelak adalah menjadi sosok kuat dan serba bisa sepertimu, ma...
Love you..
Resapi lagu ini ya ceman-ceman...
“Mama you're the queen of my heart
Your love is like
Tears from the stars
Mama I just want you to know
Lovin' you is like food to my soul
A Song for Mama (Boyz II Men)

Tuesday, 20 December 2011



Hari ini aku menuliskan tentang wanita dan pria..
Sebenarnya alasan aku menulis ini karena terinspirasi dari film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita”. Ga tau mesti dimulai darimana, tapi aku ngerasa film ini emang bagus banget. Berhubung aku juga calon dokter (sumpah, jadi dokter itu ga mudah. Yang mau kepengen jadi dokter, mesti siap-siap deh. Kedokteran itu beda dengan fakultas lain. Disaat fakultas lain udah ongkang-ongkang kaki, nah kita masih aja pacaran sama buku. Upps! Tapi kalo udah kebiasaan dengan hal itu semua, kita bakal have fun aja kok. Yang penting kudu punya tekad kuat deh dan EMANG HARUS CITA-CITA SENDIRI. Nah loh? Kok jadi curcol?? Balik ke topic deh..)
Yaps, aku nonton itu film hanya setengahnya aja. Tapi baru setengah aja aku udah ngerasa interest aja. Hem, hampir semua kehidupan wanita yang sebenarnya dibahas di film ini. Yang mau dimadu sama suaminya karena dia lama punya anak. Yang lebih memilih menjadi pelacur dibanding menjadi bekerja di kantoran. Yang anak SMP udah hamil *oh damn! Mau dibawa kemana generasi muda Indonesia hoiiii....!*. Yang meninggal karna kekerasan prianya. Yang kena kanker cerviks gegara sering menjajakan “jajanan”. Ckckc, what the hell are you doing, girls?!
Entah ya, apa emang mesti segitu mirisnya kehidupan wanita jaman sekarang? Bukannya udah jaman EMANSIPASI WANITA ? Sulit ya, sulit kali pun. Saat semua kepedihan itu ditanggung oleh wanita.
Dimana dia tau dia hamil, tapi pacarnya ga mau tanggung jawab. Cowok macam apa itu coba? Perlu dicintai orang seperti itu? BIG NO, GIRLS! Jangan menilai cowok hanya dari penampilannya ya... awas terjebak loh. Cewek itu kalo udah terjebak, ga bisa “DIPERBAIKI” lagi. Aku aja yang sebagai perempuan juga lagi belajar jaga diri. *ecikicieeew...*
Dimana dia harus melahirkan, tapi tak ada yang menyemangati. Mesti ber ”huh.. hah.. huh.. eeeeekkk.... hah...huh...huh...” sendirian. Suami tak ada, orang tua tak ada. Ckckc, miris bukan? Tapi itu bukan suatu alasan. Gimana pun kita-kita sebagai wanita mesti punya “Struggle Of Life” yang oke. Kalau ga yaaa laki-laki bakal memandang kamu sebelah mata. Ga mau dong yaaa?
Sebenarnya banyak sih hal yang rumit dari kehidupan wanita. Harus ini dan itu. Banyak yang mesti diperhatikan. Tapi, jadi wanita yang tegas dan bijaksana itu udah cukup dan di cari banyak cowok. Emang bener banget, cewe mesti jaga penampilan. Eh tapi jangan lupa, cowo juga suka dan malah mencari-mencari cewe yang berprinsip, apalagi di jaman yang susah kaya gini. Cowo juga mikir kalo dia mencari cewe dari segi fisiknya yang perfecto, pasti dia bakalan mikir bakalan banyak pengeluaran nantinya. Hem, be yourself girls!
Aku pernah dengar kata-kata ini dari dosen Pancasila:
“Pria ingin selalu menjadi yang pertama dan Wanita ingin selalu menjadi yang terakhir...”
Coba deh dicerna. Pasti pada ngerti maksudnya kan? Kalau pria itu selalu menjadi pertama buat dirimu, yang selalu menjadi pertama saat kamu butuh *yaaa, berasa pahlawan*, yang selalu menjadi pundak pertama saat kamu sedih, dan menjadi pertama-pertama lainnya. Nah kalau wanita, selalu pengen jadi terakhir kenapa?? GA ADA SATU PUN WANITA DI DUNIA INI YANG PENGEN DIDUAIN, benar?? Ngerti dong maksudnya?
Sadari! Sadari ya ladieessss!! Populasi wanita di dunia itu lebih banyak dibandingkan dengan pria. Tapi itu bukan jadi alasan untuk pria menduakanmu, bukan jadi alasan kamu memberikan semuanya agar pria mau sama kamu. BIG NO! Sekali lagi BIG NO!!! Inget kata-kata ini ya..
“Semua wanita berharga, tapi TIDAK SEMUA wanita menyadari bahwa dirinya berharga..”
Munafik! Munafik sekali jika wanita hanya membutuhkan cinta untuk kehidupannya. Aaah, yakin ga butuh uang. Jaman sekarang apa-apa mahal ladieeessss!! Jangan dibutakan dengan cinta ya.. jadilah wanita yang mandiri, jangan selalu bergantung dengan orang lain. Tapi perlu sangat disadari juga, kita sebagai Wanita juga sangat membutuhkan seorang Pria, jadi ga ada alasan untuk menyombongkan diri terhadap pria.
Oh ya! Satu lagi kata-kata yang perlu diingat *sebenarnya aku ambil dari bapak angkatku, Om Mario Teguh*. Begini katanya:
“Jadilah wanita yang dicari pria ber-IP 4 tanpa harus mendapat IP-4..”
Ya, coba cerna sendiri. Pasti pada ngerti banget kan? dengan begitu kamu mempunyai ARTI tersendiri di mata pria. Hem, ini nih sebagian dari apa yang aku dapat dari kehidupan aku dan film “7 Hati 7 Cinta 7 Wanita”. Semoga bermanfaat yoopss.... :D

Monday, 19 December 2011


Suatu sore, kakek terdiam di atas kursi goyangnya, menatapi kursi goyang satu lagi yang tak bertuan dan diam. “Biasanya aku menatap matahari terbenam bersamamu. Namun aku sendiri, hening terasa. Aku tak bisa, aku sungguh tak bisa melihat kursi goyang itu diam. Hanya bayang dirinya yang bisa terlintas dipikiranku..”katanya sendiri dalam hatinya.
Memang, setelah beberapa waktu nenek pergi karna penyakit yang sudah kronis, kakek merasa kesepian. Biasanya ada yang dipeluknya, ada yang menemaninya minum teh, ada yang diajaknya bercanda tawa, ada yang diajaknya untuk mengenang masa-masa dulu. Tapi kini, hanya bunyi kicauan burung yang kembali keperaduan yang terdengar di sela-sela angin sore waktu itu.
Bergegas dia masuk ke kamar, hanya guling dan bantal tersisa disitu. Kesendirian menatap hari tua benar-benar dirasakan kakek ini. Terpajang foto terakhir dirinya dan nenek di atas tempat tidur, tak terasa hal in membuatnya menjadi seorang yang rapuh. Tetesan air mata itu tidak terbendung lagi. Duduk dia di kursi dan menulis sebuah surat....

“Dari diriku yang tak terbiasa sendiri melihat matahari terbenam,
untuk dirimu pemilik nafasku..
Apa kabarmu di sana, sayang?
Apa kamu sudah bertemu Dia di sana? Apa kata-Nya?
Apa benar Dia tega melihat diriku di sini sendirian?

Apa Dia memang benar-benar menginginkan kehadiranmu di sana?

Belahan jiwaku,
Apa kau sudah melihatku tegar?
Apa kau sudah melihatku tak menangis lagi?
Tapi maafkan aku, aku bukanlah pria yang bisa berpura-pura untuk tegar..
Maafkan aku yang menangis karena kepergianmu..
Pedih terasa melihatmu tiada lagi lagi di sini, meski anak-anak berkata kamu selalu berada disekeliling aku. Namun aku tak bisa.

Aku bukan pria sempurna tanpamu. Lumpuh jiwaku tanpamu.
Bisakah kita bertemu sebentar saja? Ini lebih dari rindu yang kurasa.
Terasa matahari pun seperti bulan aku lihat.
Sayang, apakah kau kesepian juga tanpaku di sana? Ku rasa tidak ya..
Dan aku memang tak mengharapkan itu terjadi.
Biarlah aku yang merasa kesepian di sini..
Namun, izinkan aku menyusulmu secepat yang ku harapkan..
Bujuk Dia untuk memanggilku.
Aku hanya ingin bersamamu, sayang.. Permintaanku sederhana bukan?
Ajaklah aku ke tempatmu.
Jangan biarkan aku sendiri melihat mentari terbenam..
Ku tuliskan sekali lagi....
Aku hanya ingin bersamamu, sayang.. Permintaanku sederhana bukan?
Pecinta sejatimu”
*bukan maksud promosi gula, haha!*

Akhirnyaaa...!
Waktu untuk pertemuan itu datang juga. Rasa rindu stadium akhir itu bisa sembuh juga. Padahal udah pernah Galau tingkat Sea Games. Hatiku berbunyi sonor, bukan karena penyakit Hepatomegaly, tapi HEPATOLONGSONOR *haha! Begini deh kalo anak kedokteran yang lagi galau, bawaannya istilah kedokteran mulu*. Hem, apalagi kalau lagi Jenuh tingkat dewa, udahlah tak ada kepikiran tentang dia yang jauh *hening-> pingsan -> mati*
Ya, goyah banget. Sumpah! Banyak kali pilihan disana, banyak kali yang “lebih” dari dia. Haduh, mampus-mampusan deh melawan gejolak ini. Berasa apa ya? Orang Karo bilang “Ula terkatakenlah!” (tak terkatakan). Udah sibuk dan capek, jarang komunikasi lagi, wuiiihh... lengkaplah hati ini melalangbuana... *push up 100000000......x*
Tapi emang. Entah deh ga tau kenape ya coii, gimana pun gw tertarik dengan dia dan dia yang lain, tapi ujung-ujungnya balik ke dia yang disini. Sempat mikir, apa pemilik hatiku itu pake pelet? Aje gile, berasa ga bisa pisah. Ga maksudnya lebay, tapiii gitu deh. Ckckc.. (tentang peletnya cuman intermezzo aja. Yang percaya, pindah agama, wkwkwkwwk....)
Emang sih beberapa hari kami ga ada komunikasi dan rasanya biasa aja, aku ulangi BIASA AJA! What the ya kan? Bisa gitu udah LDR tapi ga ada komunikasi. Macam basi kali hubungan itu, serasa ga ada gunanya pacaran. Sempet GENGSI untuk sms duluan, tapi hahaha! Percuma deh gengsi-gengsi, cinta ga laku bergengsi ria. Whoohohoh..
At last, the time is coming.
Pulang!!
Pulang!!
Sebenarnya belum liburan, tapi demi Natal 18 Desember, pengorbanan deh. Wait..wait.. mau minta maaf dulu sama dosen-dosenku:
1. dr.Rachmat Atmawidjaja, MSc (dosen motivatorku, aku ga masuk ya pak.. tapi aku ga TA ya. Ga bisa aku bohong samamu. Pesonamu itu membuatku tak kuasa untuk TA *abaikan.. tolong abaikan!*)
2. Pak Dauglas Napitupulu, S.H ( dosen kewarganegaraan yang ga bisa mikir kalo ga ngerokok di kelas. Eh pak, udah aku titip tugasku sama si Shendy ya pak.. haha!)
3. Pak Pendeta SSS *lupa namanya* (dosen agama. Maaf pendeta, mungkin aku tak bermoral karna absen tanpa bilang sama anda. Tapi aku udah berpikir keras untuk ini semua. Itu berarti aku berETIKA kan pak? Oh ya, uang diktat aku pas siap liburan baru aku bayar ya pak. Haha!)
4. dr. Donal,Sp.KJ (dosen perilaku yang unyu gitu.. xixixi.. Bapak sebagai dokter kejiwaan pasti ngerti banget tentang jiwa muda yang menggalau gegera rindu. Aku yakin kali pak, pasti bapak ngertiin saya..)
5. Bapak Sinaga (Yang punya warung My way. Maaf pak pendapatan bapak berkurang karna aku pulang kampung. Nanti aku pulang sediain lele goring ya pak.. *slurp...*)
Lupakan rasa bersalah ini! Lupakan! Kalo masalah bersalah, banyak kali yg.............. *cukup!*
Okeh, sebenarnya sih aku liburan duluan karna yaaa acara Natal dia. Fine! Acara Natal muda-mudiku ga aku datangi, tapi untuk satu ini ga boleh ketinggalan. Yuhuuu... akhirnya hadir juga aku di Natal dia. Padahal baru nyampe pagi-paginya, never mind deh. Untuk masalah hati, aku emang agak buta. Tapi ga buta-buta kali loo ya..
Iii waww...! that’s him! Ya..ya...! update BBM dan twitter..
“Hei kamu si batik biru. Makin cakep kamu yaa, tapi kok kurusan..” ahihihi..
Dengan batik birunya dia berdiri jadi mc. Cikiciewww...! rasanya ngelihat dia waktu seperti pertama kali ketemu, *jleb, berasa masih SMA yaaa?* Oke, itu beneran dia. Apa lagi pas aku lihat dia nari Tor-tor, makin kelihatan dianya.. wuhuuu... berdesir nih darah. “jadi gugup gini ya?” tanyaku dalam hati.
Yaaa, acara selesai. Sebenarnya pengen ngobrol banyak sama dia. Tapi ga apa-apa deh, besoknya ketemuaannn...! waaah, bener-bener terobati deh ni rindu.. ahahahaiii...
Disini sih akunya menyadari kalo emang rasa cinta ini ga luntur walau diantara kami ada jarak. Dan aku yang terbesit di kepalaku
“Kamulah satu-satunya,
yang ternyata mengerti aku
Maafkan aku selama ini,
yang sedikit melupakanmu
Kamulah Satu-Satunya (Dewa 19)
Berasa apa ya? Indah aja. Padahal di pikiranku udah hal terburuk aja yang bakal terjadi. Apalagi udah sering ga komunikasi, akunya mudah goyah, akunya egois, sama-sama lagi sibuk, sama-sama ga kasih perhatian satu sama lain, dan semuanya itu.
Tapi itu semua ga terjadi dan ngarepnya ga bakalan kaya gitu. Kata temenku si @aderebeccaa , “semoga dia itu adalah ROTI (rokkap ni tondi-jodoh) mu ya nop...” ahahahaha! Makasii Ade... J
Semoga aja ini jadi pelajaran yang indah untuk awal LDR. Hem, harus extra..extra.. lebih baik lagi buat kedepannya..
Hem, sebelum ditutup kisah yang satu ini, check this song masbroo and mbakbrow..
“Kau membuat ku merasa hebat
karena ketulusan cintamu
ku merasa teristimewa hanya
hanya karena, karena cinta
kau beri padaku sepenuhnya
buatku selalu merasa berarti”
Hebat (Tangga)

Friday, 28 October 2011




Yah, kadang kebanyakan dari kamu berpikiran kalau hubungan jarak jauh (long distance relationship) itu adalah hal terbodoh yang pernah kamu lakukan. Bodohnya adalah kamu harus menunggu sesuatu yang belum pasti kamu miliki, kamu harus membayangkan seakan-akan dia ada disekitar kamu walau sebenarnya tidak. Pasti ga mudah! Kamu mendapatkan dunia baru yang pasti memberi banyak pilihan. Apalagi suatu saat rasa jenuh itu datang, gejolak dalam hati ini selalu menggoyahkan iman. “Dia cakep.. Dia pintar.. Oh my! Perfecto!” tapi ada aja yang menghalangi “helloooo.. Kamu udah punya pacar kali. Mata itu dijaga. Tolong, setia ya. Gimana kalau kau diposisi dia, bakalan sakit..sakit banget. Tau?” -Such a silly thing, fight with our souls, LOL! >,<”-

“It's so hard, it's so hard
Where we are, where we are,
You're so far This long distance is killin' me..”
Long Distance (BRANDY)
Apaan sih yang kamu tinggalin sebelum pergi? Komitmen? Ya jelas, pasti pada meninggalkan komitmen (janji.red). Hal yang perlu kamu benar-benar sadari adalah “JANGAN BUAT KOMITMEN DI SAAT HATIMU SENANG & JANGAN MEMUTUSKAN DI SAAT HATIMU EMOSI”.
“Mungkinkan kita kan slalu bersama

Walau terbentang jarak antara kita”
Mungkinkah (STINKY)
Kalau mau buat komitment itu ya flashback dulu:
a. Apa dia emang pantas untuk dipertahankan?
Kalau dari awal emang orangtua ga setuju sama hubungan kalian, kalian udah banyak bertengkar, dia udah susah untuk ngertiin kamu, atau emang udah bukan yang kamu harapkan, sudah lebih baik sudahi hubungan itu daripada berlarut-larut ga jelas. Karena waktu dekat saja sudah banyak ketidakcocokkan, apalagi kalau hubungan jarak jauh (long distance relationship), bakalan “Makan Hati, Minum Darah” lah. Hubungan itu ga baik lagi untuk dilanjutkan. Dunia baru masih memberikanmu banyak pilihan. “He is not the only one!” “ She is not the real owner of your heart, man!” Tapi kalau kalian udah merasa cocok, ya sejauh ini kalian dapat mengerti satu sama lain, apa salahnya untuk mencoba hubungan jarak jauh (long distance relationship)? Tinggal gimana kalian mempertahankan hubungan itu gimana. Emang bakalan banyak tantangannya, tapi kalau bisa melaluinya, hadiah yang indah bakalan menanti kalian. Dan kerinduan akan pertemuan terakhir sebelum berpisah adalah hal yang emang mesti dilewati. Tanpa rindu, hubungan jarak jauh (long distance relationship)bukanlah apa-apa.
b. Sejauh mana kalian merajut hubungan?
Sejauh mana bukan berarti seberapa lama kalian berpacaran karena lamanya pacaran ga menjamin bakalan langgeng, udah banyak fakta yang membuktikan hal itu. 10 tahun pun pacaran di satu kota tapi kalau emang belum bisa mengenal pasangannya lebih dalam, ya bakalan putus juganya. Banyak kok pasangan hubungan jarak jauh yang berakhir di pelaminan.. Kalau selama pacaran hanya yang seneng-senengnya aja dilalui, hubungan itu pasti mudah rapuh. Yakin deh. Tapi kalau pacaran yang tetap bertahan waktu susah, itu patut dipertahankan, kenapa? “Hellooow, jaman sekarang susah nyari pasangan yang mau susah sama-sama, senang sama-sama”. Kalau itu emang udah dijalani, yaa ini bisa jadi salah satu alasanmu untuk membuat komitmen.
c. Sanggup ga menjalankan hubungan jarang jauh?
Kalau yang ini, bakal kelihatan pas kamu menjalankan hubungan itu. Cuman kamu kan bisa memperkirakan apa kita bisa menjalankan hubungan jarak jauh (long distance relationship) itu. Ga salah untuk mencoba. Tuhan yang telah mempertemukan dirimu dan dirinya. Bawa Tuhan dalam hubunganmu, percayakan Dia akan membawamu dan dirinya pada tempat yang indah suatu saat nanti.
Kalau emang hubungan jarak jauh kalian bisa kalian lalui (walaupun banyak masalah-masalah kecil seperti ketidakpercayaan, kejenuhan, kecemburuan, dll..) pasti keluar
“GIMANA BISA AKU GA MENCINTAIMU?”
Kalimat yang singkat ini bisa membuat mekar seindah-indahnya sebuah rasa cinta apalagi kalau udah ada label hubungan jarak jauh (long distance relationship). Cinta yang kalian jalani kali ini emang mesti dipertahankan deh. Ini perjalanan cinta yang jarang banget ditemuin dalam hubungan jarak jauh (long distance relationship), yakin deh. Dengan kata lain kalian udah bisa mengerti arti,
“I NEED YOU BECAUSE I LOVE N.O.T I LOVE YOU BECAUSE I NEED YOU”.
***Let your loves started with smile and finished with a greatest smile that you ever had!***
“Every place I go, I think of you
Every song I sing, I sing for you
When I come back I'll wear your wedding ring”
"Leaving On A Jet Plane" (CHANTAL KREVIAZUK)

Sunday, 19 June 2011

At last, kita sampai diakhir pertemuan sebulan itu. Yah, kenangan itu semua ditutup dengan poto bareng-bareng.. Ssssttt... dieemm! Biar gw mulai. Hahaha.. Tu..wa..ga..pat.. action..! #apaansih?
Heumpph..
Waktu itu seingat gw, gw ga mau masuk bimbel karena badan gw terasa ga enak, gw tau deh. Tapi feeling gw bilang gw mesti masuk. Emang sih, disaat-saat terakhir kayak gini kan sayang juga untuk dilewatin. Lagian mesti lebih memperhatikan tentor-tentornya karena hari H SNMPTN udah makin deket aja. Okeh, gw putusin masuk bimbel.
*Kucruk..kucruk..kucruk... Sampailah gw di bimbel. Hal pertama yang gw lakuin adalah ngambil milo sachet dan air panas. Maklum, sebelum pergi bimbel kaga serapan. Kebayang laparnya gimana dan gimana mau konsen coba. Hahahaha...Enaknya di GOLD3IPA401. :D. Sebelum masuk juga, kami udah poto-poto.. hedeh, banci kamera semua daaah..!
*Treeeeeett.... treeeettttt.....* bel bimbel bunyi dan alunan musik klasik udah diputerin Bundooo dari ruang sekretariat. Dan parahnya yang baru masuk cuman gw, jane, ibnu, yolanda (kalo ga salah itu aja). “Makin lama, makin banyak kursi kosong”, ucapku dalam hati. Ternyata lambat laun, satu per satu datang telat dengan tampang tak berdosa (ˇ_ˇ")
Then, teacher’s come. MATH? Yak, jam pertama diisi dengan matematika. Haha..! Ga mood, JELAS! Tapi, entah angin apa, bang Salman (kalo ga salah) malah nyuruh kami nyantai-nyantai karena SNMPTN udah deket dan pikiran kami ga boleh tegang-tegang lagi. Oke, siapa sih yang ga setuju? Ya, yang mau ngerjain soal atau bertanya dipersilahkan. Tapi kebanyakan pada nyantai ga jelas, potret sana potret sini.
Jam matematika berjalan gitu aja. Lalu break sebentar. Kemudian dilanjutkan dengan pelajaran kimia. Cukup semangat gw karena kimia salah satu pelajaran kesukaan gw. Okay separuh jalan rata-rata serius banget ngerjainnya dan lagian soalnya ga begitu banyak tingkah.
Pas break tengah pelajaran..
“permisi ya kak, mau beli molen...”, kata satu orang tapi yang pergi entah berapa. Yang tinggal dikelas tinggal beberapa orang. Omaigodd...! gila dehh. Kakak tentornya mah iya..iya aja. –emang sih gaya mengajar di bimbel udah kayak kuliah. Mau belajar silahkan, mau nyantai ya silahkan-
Okay, jam kimia berlalu begitu cepat. Mengutak atik rumus, kimia organik, entalpi, dll dengan menikmati molen. (>ˆˆ)> ωªªκªªκªª <(ˆˆ<)
Breeeeeeeeeeeeeaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk................!
Jam terakhir adalah biologi. Ahaha, semakin mengkomplitkan hari dengan tidak serius belajar, padahal hari terakhir.
Kenapa?
Moment poto-poto terbentuk secara spontan antara GOLD31PA401, Platinum dan Tentor G.O. kebayang dunk gimana rusuhnya. Di dalam kelas kami yang tak seberapa dan sidikit sempit, dimuat-muatkanlah kami yang berukuran cukup berat. Hahahaha..! ahhh, sesi poto ga lengkap tanpa Ajir, hiks..! katanya dia sakit. Huhu.. (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩). Never mind lah, sesi poto-poto pun dimulai J
“SAY CHEESEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE...!”
“SAY CHEESEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE...!”
“SAY CHEESEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE...!”
“SAY CHEESEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE...!”
“SAY CHEESEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE...!”
“SAY CHEESEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE...!”
Itu-itu aja kalimat yang bunyi. Poto-poto dengan modelnya yang tak seberapa ini cukup membuat rame g.o Sriwijaya. Sampe-sampe bel masuk pun tak dihiraukan.
Cekidot poto-potonya di link ini: (soalnya tepar juga gw meng-upload semuanya, banyak bener daahh..)
http://www.facebook.com/media/set/?set=a.1742472561366.2087687.1225280211

http://www.facebook.com/media/set/?set=a.1735822515119.2087195.1225280211
Ckckckc... walaupun udah disuruh bundoooo untuk belajar dulu, kami anak GOLD3IPA401 masih aja poto-poto bareng bang Sapto. Huahahaii...! makin seru ajalah. Makin banyak poto-potonya.
“ayokk..mana senyumnya?”
“gayanya mana??”
“ehh, matanya kemana nih?”
“1...2..3...”, Flash pun muncul. Hahahaha...!
Hingga disaat-saat terakhir, barulah membahas soal biologi (lagi) sambil Bang Sapto memberi wejangan-wejangan tentang dunia perkuliahan yang katanya keras, egois dan sibuk. Iii waw.. ngeri euy. Tapi itu ga mengendorkan semangat kami untuk menghadapi dunia perkuliahan.. xixixi..
Sehari setelah itu, kami ada perpisahan gitu deh. Hem, tidak sekelas karena perpisahannya disesuaikan dengan kepercayaan masing-masing karena sekalian pemberkatan dan pelepasan peserta SNMPTN. Nangis, canda, tawa, senyum, dll, semua bercampur. Serasa udah keluarga besar deh. Hiks... Sedih kalo mengingatnya..
Oke, acara perpisahan dengan Ganesha Operation pun kelar. Acara dilanjutkan dengan satnite bareng anak GOLD3IPA401, tapi ngumpul dulu di G.O. Sriwijaya. Rada lama sih nongkrong disitu karena sekalian pindah-pindahin file. Awalanya sih mau membahas prediksi yang dikasih G.O, tapi malah entah apa-apa yang dikerjain. -_____-. Eeeeh, bang Edi (tentor Kimia) dateng dan nyaranin kami untuk makan-makan di Waroeng Nenek (I’d miss that place). At last, kami kesana deeeh.. malam minggu bareng dengan mereka, ngerasain Kota Medan di malam minggu. Seruuuu.....!!!!! cerita-cerita bareng, ngegokil bareng sampe-sampe pelayannya rada 3:( gitu sama kami. Wkwkw..maap ya bang.. hahaha...! habis semua makanannya.. lalu, pulang deh. Peluk-pelukkan, salam-salaman.. “jangan lupain semua ini yah..! sukses untuk kita semuaaa....!”, itulah kata-kata diantara kami. That was a sweet night ever with GOLD3IPA401..
yah, kira-kira begitulah kisah kami di GOLD3IPA401. Semuanya bercampur baur dengan bermacam-macam tingkah laku. Wish all the best thing for us and we’ll meet again someday, Pals...!
BIG SMILE FOR YOU ALL J

Friday, 17 June 2011

Okay, karena gue mengidap kebosanan yang cukup akut, gw mencoba mengobatinya dengan nulis kembali kisah gw dengan anak GOLD3IPA401 (eseeh, bahasa gw -_- hahaha...!)
Gw ga tau mau mulai ceritanya darimana. Emang sih selama sebulan itu waktu yang singkat, tapi banyaklah kenangan sama anak GOLD 3IPA401. Tunggu, gw pikirin dulu cerita mana yang mau kisahkan #nunjukkening >>> muncullampu *ting*
Yeah, gw dapet. Moment-moment mau nonton bareng di Cinema 21 Palladium. Dengan modal tak seberapa dan naik angkot, kami semangat sekali perginya.. hahaha..! tanya sana tanya sini angkot nomor berapa yang bisa nganterin kami ke Palladium. Kata si Oca, kalo nanya sama supir angkotnya, pasti entar dikibulin dan kitanya bisa entah dibawa kemana-mana. Sempat nunggu beberapa lama gitu deh. Akhirnya datang juga tuh angkot.
Fakta, anak GOLD3IPA401 rata-rata banci kamera, pas di angkot juga pada ambil style masing-masing. Hoalahh..... cekitdot deh:




Say cheeseeeeee.....!






Okay, sampai juga. muter-muter ga jelas. Ada yang langsung lari ke wc dan ada yang ke ATM mau gesek-gesek kartu dulu. Waaahahah... after that, let’s go to Cinema 21.
Arghhh.... Kirainlah filmnya film luar negeri, eh malah film Indonesia. Kalo mo nonton yang film luar negeri, mesti nunggu lama lagi. -_- Tapi gapapa deh, filmnya ga ngebosenin juga. huahahahaii... sayang, makanan ga boleh dibawa dan yang ikut juga ga lengkap.. filmnya punn dimulaii....
Durasi kira-kira 2 jam pun berlalu. Filmnya dibintangi si Nirina Zubir & Ungu. Emang sih biasanya film yang berbau cinta ala Indonesia, pasti agak ngebosenin gitu. Tapi, ini tidak begitulah. Ada lucu-lucunya juga. :D :D :D
Okay, mulai bingung pulangnya mau naik apa. Tampang-tampang macam anak ga laku di depan Palladium. Sempet-sempetnya poto bareng. Hedehh, serasa ga mau ada moment kebersamaan yang tertinggal.















Untunglah... Akhirnya kakak si Anita berkenan mengantarkan kami pulang. Bayangkan 1 mobil xenia isinya 10 orang. Gw tutup mata membayangkannya. Asli, timpa-timpaanlah. hari yang penuh canda tawa dengan anak-anak GOLD3IPA401, berikut cuplikannya. Hahahaha...!








I’m gonna miss all these moments. Wish Us Luck, All..
Love you..