Sharing Bucket Of Travelling, Beauty and Happiness

Tuesday, 26 June 2012

FIRST LOVE
-Nikki Costa-

Everyone can see
There's a change in me
They all say I'm not the same
Kid I use to be

Don't go out and play
I just dream all day
They don't know what's wrong with me
And I'm too shy to say

It's my first love
What I'm dreaming on
When I go to bed
When I lay my head upon my pillow
Don't know what to do

My first love
He thinks that I'm too young
He doesn't even know
Wish that I could tell him what I'm feeling
'cause I'm feeling my first love

Mirror on the wall
Does he care at all
Does he ever notice me
Does he ever found

Tell me teddy bear
My love is so unfair
Will I ever found away
An answer to my pray
For my first love... 

I WANT TO HOLD YOUR HAND
-The Beatles-

Oh yeah, I'll tell you something,
I think you'll understand.
When I'll say that something
I want to hold your hand,
I want to hold your hand,
I want to hold your hand.

Oh please, say to me
You'll let me be your man
And please, say to me
You'll let me hold your hand.
Now let me hold your hand,
I want to hold your hand.

And when I touch you I feel happy inside.
It's such a feeling that my love
I can't hide, I can't hide, I can't hide.

Yeah, you've got that something,
I think you'll understand.
When I'll say that something
I want to hold your hand,
I want to hold your hand,
I want to hold your hand.

And when I touch you I feel happy inside.
It's such a feeling that my love
I can't hide, I can't hide, I can't hide.

Yeh, you've got that something,
I think you'll understand.
When I'll feel that something
I want to hold your hand,
I want to hold your hand,
I want to hold your hand.

MARRY YOU
-Bruno Mars-

It's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.

Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.

Well I know this little chapel on the boulevard we can go,
No one will know,
Come on girl.
Who cares if we're trashed got a pocket full of cash we can blow,
Shots of patron,
And it's on girl.

Don't say no, no, no, no-no;
Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah;
And we'll go, go, go, go-go.
If you're ready, like I'm ready.

Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.

Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.

I'll go get a ring let the choir bells sing like oooh,
So whatcha wanna do?
Let's just run girl.

If we wake up and you wanna break up that's cool.
No, I won't blame you;
It was fun girl.

Don't say no, no, no, no-no;
Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah;
And we'll go, go, go, go-go.
If you're ready, like I'm ready.

Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.

Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.

Just say I do,
Tell me right now baby,
Tell me right now baby. [x2]

Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do.
Hey baby,
I think I wanna marry you.

Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you.

I WANNA GROW OLD WITH YOU
-Westlife-

Another day 
Without your smile 
Another day just passes by 
But now I know 
How much it means 
For you to stay 
Right here with me 

The time we spent apart will make our love grow stronger 
But it hurt so bad I can't take it any longer 

I wanna grow old with you 
I wanna die lying in your arms 
I wanna grow old with you 
I wanna be looking in your eyes 
I wanna be there for you 
Sharing everything you do 
I wanna grow old with you 

A thousand miles between us now 
It causes me to wonder how 
Our love tonight remains so strong 
It makes our risk right all along 

The time we spent apart will make our love grow stronger 
But it hurt so bad I can't take it any longer 

I wanna grow old with you 
I wanna die lying in your arms 
I wanna grow old with you 
I wanna be looking in your eyes 
I wanna be there for you 
Sharing everything you do 
I wanna grow old with you 

Things can come and go I know but 
Baby I believe 
Something's burning strong between us 
Makes it clear to me 

I wanna grow old with you 
I wanna die lying in your arms 
I wanna grow old with you 
I wanna be looking in your eyes 
I wanna be there for you 
Sharing everything you do 
I wanna grow old with you



Sunday, 24 June 2012

BEFORE
*pura-puranya ini lagi reunian*

Nama : Novia Giovani
Pendidikan : Anak kuliahan & perantau yang baru tahun lalu menjabat sebagai Maba
Jabatan : Pemilik kunci gembok hati seseorang
Alamat : Dalam ruang 4 x 4,5 m
Cita-cita : Kapan lemak ini habis masa berlakunya?
Motto : Tersenyumlah, mungkin esok akan ada traktiran ulangtahun.

AFTER
*fakta - mencari sesuap garam*

Ketika bulan tua datang, 
Kata kenyang perlu masuk ke daftar kata-kata yang perlu dilestarikan.
Gaji buruh garam akan meningkat seiring permintaan mahasiswa akan garam sangat meningkat
maka tidak heran akhir bulan banyak mahasiswa perantau yang mengalami hipertensi dan bawaannya pasti pengen marah-marah terus.

Konsentrasi garam meningkat dalam darah berbanding lurus dengan peningkatan tekanan darah.
Namun percayalah ada saja rejeki menampolmu saat kau termenung.

Berikut adalah tanda-tanda Krisisnya seorang mahasiswa perantau:
Ketika secara spontan mengingat semua orang yang berhutang pada kita.

Ketika shampoo keluar seperti ingus, harus ada tekanan dari luar baru shampoonya keluar.

Ketika tabletPC lebih tebal daripada dompet.

Ketika masuk ATM hanya periksa saldo atau cuman numpang ngadem.

Ketika tidak ada lagi telfon pacar, hanya bermodalkan sms gratis.

Ketika bungkus mie instan ada di dalam kamar kost.

Ketika selalu ada alasan untuk tidak pergi dengan pacar.

Ketika BB berstatus “BB off, urgent text/call: 08xxxxxxxxx

Ketika menolak untuk jalan sama teman-teman alasannya ada kerjaan.

Ketika “bro, bayarin dulu ya. Gue lupa bawa dompet” sebenarnya sih sengaja.

Ketika lebih besar volume suara perut daripada suara sendiri.

Ketika berharap adanya diskon untuk barang yang diidam-idamkan.

Ketika list hutang di warung sebelah sudah seperti absen di kampus.

Ketika harum baju sudah beraroma sabun telepon, bukan pewangi Molt*

Ketika menunda pembayaran listrik.

Ketika kita makan sepiring berdua sama kawan 1 kamar kost *bukan KW, maaf*.

Ketika aroma tahu dan tempe goreng seperti aroma ayam goreng.

Ketika jalan-jalan cuman bawa badan dan baju yang melekat di badan.

Ketika makan hanya pake garam, kalo masih ada kecap, kecap pun jadi.

Ketika pikiran hanya tertuju pada orang tua di kampung.

Ketika kita hanya menunggu telpon dari orang tua daripada telpon pacar.

Ketika kita terdiam dan sambil melihat tanda-tanda diatas. Yang mana yang sering terjadi pada kalian?

Thursday, 21 June 2012

Mungkin sifat terbodoh yang pernah aku miliki adalah sok tegar. Entah sifat warisan darimana aku turunkan ini. Sekali pun aku diberi nama si Togar, ala-ala Bataknya, itu cuman nama. Jika tawa adalah cara mengungkapan semua isi kehidupanku sekarang, mungkin aku sudah seperti anak kecil yang tertawa terbahak-bahak. Bahkan orang yang kuharapkan bisa mengerti posisiku saja, tak bisa mendukung dan malah menjatuhkan ke tempat terdalam.

Aku cuman bisa mematikan lampu kamar dan menggigit bantal agar tiada yang tahu itu suaraku. Tahan? Mungkin aku tahan karena sudah terbiasa seperti ini. Terbiasa tanpa orang yang benar-benar mengerti aku dan perasaanku.

Aku tak berharap mengerti aku dengan aku mengatakan keluh kesahku, aku cuman ingin tahu siapa yang benar-benar mengerti apa aku yang kubutuhkan. Tapi sampai sekarang tak satu pun yang bisa benar-benar mengerti aku. Aku sudah terbiasa.

Wednesday, 6 June 2012


Yang pernah duduk di SMA jurusan IPA pasti sering dong belajar tentang klasifikasi hewan dan tumbuhan. Atau yang pernah duduk di SMA jurusan IPS pasti pernah belajar tentang klasifikasi jenis-jenis usaha (kalo tentang IPS itu salah, maafin. Gue manusia yang ga sempurna, gue ga mungkin udah di IPA, lalu di IPS juga. Okesip).  Dan hari ini gue mau nge-share bahwa ga hanya pelajaran aja yang bisa diklasifikasi, pengajarnya juga bisa diklasifikasi. Ya, ini berdasarkan pengalaman gue aja. Entah benar entah tidak, biar hati nurani yang paling dangkal yang menilai. Berikut cuplikannya.

1.       Dosen Kutu:
Kutu yang gue maksud adalah kutu buku, rajin dong ya dan memang ini jenis dosen yang rajin banget, malah mungkin lebih rajin dari mahasiswa-mahasiswanya. Ciri-cirinya: Lebih cepat datang dibanding mahasiswa, kalau ngajar pasti buat slide dan catatan, menjelaskan sejelas-jelas mungkin. Namun kadang membosankan jika sangat monoton dan tidak humornya sedikit. Hais, udah ngantuk makin ngantuk deh.

2.       Dosen Heroik:
Pada ingatkan kalo kita mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan, kita semua hening. Begitu juga, dengan dosen yang jenis ini. Beliau hanya duduk diam dan hanya menukar-nukar slide. Kita sebagai mahasiswa hanya duduk dan diam, plus nyatat apa yang ada di layar. Ya kalo dosen ini sih cocoknya untuk dosen kuliah sekretaris.

3.       Dosen Apdet (not up to date):
Nah, dosen kali ini gue yakin suka baca timeline orang. Ini terlihat dari cara dia mengajar yang hanya membacakan bahan bulat-bulat dari slide tanpa ada penjelasan. Kalo dosen ini ya kita cukup duduk dibelakang aja karena ujung-ujungnya juga nanti disuruh ambil slide beliau dan dikasih bahan untuk dibaca.

4.       Dosen Comic:
Yang ngerti maksud gue pasti itu karena pecinta acara stand up comedy. Ya, dosen ini buat kehidupan lo berasa di OVJ. Yang tadinya ngantuk gegara tidur jam 3 siap nonton bola, nah kalo masuk kuliah dia rasanya itu hidup sama Spongebob, dibodoh-bodohi sama Patrik lalu terjun masuk ke kantong ajaibnya Doraemon. Kuliah dosen ini walau kesannya ga begitu penting, tapi gue yakin absensi berisi dengan murni tanpa embel-embel t.a (titip absen.red).

5.       Dosen Religius:
Pasti banget ngeti maksud gue apaan. Ya jelas, setiap masuk kuliah dia gue berasa lagi ibadah. Terlalu fanatik banget dengan agama. Sedikit-sedikit bawa-bawa agama. Ya kalo dipikir-pikir, pelajaran dan agama kadang ada masa ga sinkronnya. Kalo udah kaya gini, pertolongan pertama pada kuliahan (P3K) adalah earphone, minyak angin dan permen karet.

6.       Dosen Sidak:
Dosen jenis ini paling killer sih gue rasa. Kenapa? Karena kadang ada masa mood dia untuk periksa absen (inspeksi mendadak) dan itu agak dikhawatirkan bagi mahasiswa yang kuliahnya di mall. Dia mengabsen secara pribadi secara acak atau bahkan memang semuanya dipanggilin satu-satu. Sanksi yang diberika juga ga ringan-ringan amat, palingan ga boleh ikut ujian untuk semester ini.

7.       Dosen Supertrap:
Salam super! Ini dosen yang suka memberi motivator buat mahasiswanya, menurut gue sih bagus banget. Karena kadang mahasiswa ini lebih sering muncul fase pemalasnya daripada rajinnya. Itu terlihat dari penguasa kursi belakang atau jumlah kursi yang kosong. Semakin sering seseorang duduk dibelakang, maka kemungkinan besar dia pemalas. Dan semakin banyak kursi yang kosong, maka semakin besar kemungkinan seorang mahasiswa malas atau memang pelajarannya sangat teramat membosankan sekali.

8.       Dosen Mahasiswa:
Ga kita pungkiri, kebanyakan mahasiswa sering telat masuk kuliah (penulis juga). Ya, kita pahami aja mungkin beliau sibuk dengan pekerjaanya di rumah *lho?* maksud gue pekerjaannya di kantor. Bahkan sih kadang yang paling ngeselin itu kalo mahasiswa udah stand by di kampus, lalu dapat pengumuman kalo dosennya tidak bisa mengajar hari ini. Rasanya itu, ya sudahlah. Hanya kursi dan meja kuliah yang tahu.

9.       Dosen Pak Eko:
Dosen pak eko ini bukan maksudnya dosen yang namanya pak eko, tapi ini dosen the most wanted deh. Siapa sih yang ga bakalan semangat kalo dosennya udah cara menjelaskannya oke punya, cakep, rapi, berjiwa muda, punya sense of humor yang perlu dikasih standing applause dan sangat mengerti mahasiswa gimana. Kalo ga jauh-jauh kali usianya, boleh deh dimasukkin dalam list “calon pendamping hidup”. Haks!

         Tapi gimana pun, dosen ya tetap manusia biasa, hanya saja mempunyai kelebihan di salah satu bidang. Dosen itu, manusia yang memang punya karakter dan cara mengajarnya masing-masing. Kita sebagai mahasiswa ya yang harus beradaptasi dengan beliau, bukan sebaliknya. So, kalo mau cepet tamat kuliah ya baik-baik aja sama dosen kalian, pandai-pandai ambil hatinya. Oke sekian dari gue, selamat belajar.

*Hal ini adalah pendapat gue. Bila ada kesamaan nama, karakter dan sebagainya itu hanya kebetulan semata atau mungkin fakta terselubung mengenai tulisan diatas. Gracias!*

Saturday, 2 June 2012


Aku mengucap syukur kepada Allahku
setiap kali aku mengingat kamu
Filipi 1:3

Aku tidak menyangka bisa hidup sampai saat ini. Berdiri dan terjatuh ditengah orang-orang yang mencintaiku, walau kadang aku merasa ucapan syukurku rasanya tak cukup untuk semua yang sudah terjadi dalam langkah kehidupanku.

Aku mengucap syukur kepada Allahku, rasanya itu hanya kewajiban untuk segala berkat-Nya. Namun, apa masih bisa aku untuk bersyukur saat semuanya sudah hilang? Dunia pasti serasa tak berteman lagi pada jiwaku. Tidak ada yang bisa mengangkat semangatku lagi saat aku terpuruk. Tidak ada yang bisa memujiku saat semua orang menutup mata tentang apa yang sudah aku perbuat. Aku pun sudah berbuat baik, namun masih ada saja lidah-lidah pencemooh yang menghancurkan harapan indah.

Setiap kali aku mengingatmu, kadang aku melupakan orang-orang yang sebenarnya benar-benar ada disaat kapan pun aku butuhkan. Hanya saja aku sering terpanggil dengan hiruk pikuk dunia dan meninggalkan mereka. Lalu, aku bersyukur, mereka tidak begitu menghiraukan perilakuku yang sedemikian menyakitkan. Mereka tetap ada buatku, mereka selalu menyediakan pundak saat aku tak bisa menahana rintihan, menyediakan belaian lembut saat aku letih berasa di panggung sandiwara ini dan selalu ada disetiap kekuranganku.

"Cintai mereka yang ku cinta lebih dari caraku mencintai mereka. Berikan kebahagiaan kepada mereka yang kucintai, lebih dari kebahagiaan yang telah mereka berikan kepadaku.." Mungkin inilah hal yang pantas untuk mereka yang telah mencintaiku sedemikian caranya.

Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat kamu (Keluargaku, dirinya, dan sahabat-sahabatku)