Sharing Bucket Of Travelling, Beauty and Happiness

Friday, 7 November 2014

Jadi kan weee...

Jadi begini, aku tidak tahu apa pilihanku ini benar di mata kalian, tapi bagiku benar.
Aku ga ngerti gimana bisa ketulusan pertemanan itu dipermainkan. Karena jujur saja, aku orangnya ga neko-neko berteman. Apa yang bisa ku tolong, ya ku tolong. Cuman kadang gitu, terbalik. Kadang sampai bertanya-tanya, "salah apa aku ya Tuhan? Kok gitu kali dia ya wee? Teganya gitu banget. Apalah yang mau kejadian sama dia ya?".
I am talking seriously, aku tidak menyumpahi atau berniat balas dendam. Aku cuman sedih. Tuhan juga pasti tau ini akan terjadi, kenapa ini terjadi dan Dia pun sudah ancang-ancang dalam firmanNya di Roma 12:19-20, singkat cerita pembalasan adalah bagianNya dan kita tetaplah berbuat baik.
Aku bukan pendendam, tapi lebih memproteksi diriku saja, jangan sampai terulang lagi. Memaafkan dan Berjaga-jagalah. Tapi tetap baik, sekedarnya. Lebih baik bagiku aku dan dia jaga jarak. Kalau dia meminta tolong, ku tolong, sekedarnya.
Emang, sedih gitu. Enggak perlu yg gimana-gimana kali. Jadikan pelajaran aja. Tapi bersyukurlah kita bukan mereka.
-------------------------------------------------------------------------------Roma 12:19-20 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. 
Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. 


No comments:

Post a Comment