Friday, 23 December 2016


Yeay akhirnya setelah keluar dari perkampungan, aku nulis Review lagi...
Azekk azekkkk....

Sebelumnya aku mau ngabarin bahwa, kulit tubuhku tersusun dari beberapa jenis kulit. Misalnya nih, kulit wajah aku cenderung normal-oily jadi sometimes kalo pas situasi dan keadaan mendukung,  wajahku bakal ditumbuhi banyak jerawat, bisa saja karena kurang bersih, kurang istirahat ataupun kebayakkan makan makanan berminyak. Yeah, acnes will grow so fast!

Nah beda lagi dengan bagian kulitku yang sebenarnya strong, tapi dari segi kelembapan sangat kurang. Misalnya tangan beserta jari-jarinya. Kemungkinan besar aku adalah salah satu orang yang jaringan kutikula sekitar jari yang mudah menebal. Jadinya, aku punya kebiasaan untuk mengelupaskannya, apalagi kalau lagi gugup atau berpikir. Yaudah,  jari ikhlas aja aku preteli. Wkwk.. Selain itu kaya di siku tangan, lutut, mata kaki, jari-jari kaki dan tumit, mereka punya kondisi kulit lebih berat kerjanya. Jadi mereka rata-rata cenderung lebih kering dan kusam dibandingkan bagian kulit yang lain. Pfffttt...


Berawal dari iseng sih.
Pas browsing, aku nemu artikel tentang salah satu artis yang merawat kulitnya dengan membuat Nivea Cream + Olive oil jadi ramuan masker kelembapan kulit wajah. Sontak, aku tergiur. Aku coba mengingat aku pulang-pergi ke rumah sakit agak jauh gitu. Jadinya kulit wajah pun, kusam. Tapi aku menyimpulkan, bagi mereka yang punya kulit berminyak, aku sarankan jangan membuat Nivea Cream jadi campuran masker. Kenapa? Wajahku jadi berjerawat! Ya iylah, udahlah wajah berminyak, tambah lagi Nivea Cream yang punya kandungan minyak yang WAH, makin suburlah jerawat tumbuh.

Tapi, sepertinya Nivea Cream itu berjodoh dengan siku tangan, lutut, Mata kaki, jari-jari kaki dan tumit. Mereka emang bagian kulit terrrrrrrrrrkering yang aku punya. Duh! Mereka terselamatkan dengan adanya Nivea Cream.

Aku menggunakannya sebelum tidur atau setelah mandi (pokoknya, ga pergi keluar lagi loh ya). Biasanya sebelum aku mengaplikasikannya, terlebih dulu aku memasukkannya ke lemari es. Pas aku pakai, apalagi untuk pijat bagian-bagian tadi, jadi lebih relax.


Apa sih Nivea Cream itu?
Jauh sebelum aku nge-review, pasti udah banyak beauty bloggger yang mengulas cream buatan German satu ini.


Nivea Cream termasuk cream terlama dan cream sejuta umat. Nivea cream ada sejak kurang lebih 100 tahun lalu. Harganya juga merakyat kok. Aku kemarin beli yang 100ml, harganya dibawah 20k. Inexpensive, right? Kalopun hanya sekedar mencoba, kamu ga perlu butuh waktu yang banyak untuk mikir-mikir tentang harga. Hehehe..

How about it's contour?
Nivea Cream emang tercipta dengan textur yang sedikit kental, almost oil-fatty. Jadi memang cocok buat pelembab kulit yang kering dan cenderung mengelupas. Dan sangat kontra dengan kulit yang berminyak.

Aromanya friendly, ga berat, ga menyengat,  ga lebay. Ringan dan relax.

Kemasannya juga handy, cocok dibawa kemana-mana, apalagi bagi kamu yang ga suka ribet. Hemm.. Ini mau musim liburan, kayanya pas dibawa deh. Tapi inget, Nivea Cream bukan sunblock loh ya, karena dia ga punya SPF. Nivea Cream cuman sekedar pelembab aja.

Hemmm, sebenarnya ini adalah produk angkatan opungku-mamaku dan kini beralih ke aku, cucunya dan anak mereka. Ternyata ada ya, produk yang fungsinya masih awet dari dulu hingga sekarang.


2 comments

Jadi sahabat awal tahun gak bisa berarti yaa heeemm -__-

Reply

haiss, jadi sahabat selamanya deh qaqaa :"")

Reply