Sharing Bucket Of Travelling, Beauty and Happiness

Monday, 3 April 2017

[Review] Film The Beauty and The Beast


I am in love with Belle. Iya, aku jatuh cinta sama karakternya yang apa ya? Pokoknya aku suka banget.

Sebelumnya, aku ga suka sama namanya cerita-cerita tentang Princess, mau itu Aurora, Cinderella, dkk. Sampe ga habis pikir, sekuat itu ya karakter mereka, sampai-sampai dikagumi begitu, bahkan dijadikan brand ambassador sebuah parfum anak-anak. Wkwk.. 

Aku semalam dan beberapa teman nonton Beauty And The Beast. Agak kurang nyaman sih, karena agak terlalu di depan. Apalagi kondisi perasaan lagi acak kadul karena kabar mendadak dari kampus. Beugh!

Pokok'e I never attracted to a story such fairy tale before. But, since last night, I love them both.


Si Beast nya rupanya dulu angkuh ya? Keras hati? Dan akhirnya kegantengannya dikutuk oleh penyihir, menjadi si buruk rupa. Aku baru tau. Btw, yaelah, kesian banget idup lo, braay.. Makanya jangan sombong lu ah. Tapi kenapa ketika si buruk rupa yang kesannya rada jaim gitu, terus tiba-tiba jadi lembut dan soooo calm jadi cute to the max! Muehehehe...


Belle suka baca buku, dan aku baru tau. Tapi dia cantik. Tapi dia dipandang aneh sama satu desanya. Ah bodo amat. She's stay looking good with her gorgeous soul. Aku sukak! Wajar dia itu such a loveable soulmate wannabe. 


Then they were met because Her Father, Maurice, wanted to take one of The Beast's Rose. He, the beast, was mad and arrested Maurice, but Maurice's horse came back to Belle. And Belle came to release her faather. 

The Beast treated her grainy. Gimana ga takut coba? Aku aja dimarahi mamaku yang cantik, takut. Konon lagi diajak makan malam sama si buruk rupa, dengan cara yanggggg mengerikan. Let meeee gooo, please. Tapi aku bukan Belle pula. Aku ga seberani dia. Sepertinya Belle emang punya sifat berani yang kongenital dari kedua orangtuanya.


As you know, every Fairytales are almost ended by a sweet part. They were loving each other. Sounds good ya! Ternyata sifat "jual mahal" Belle ke si Gaston (Serius, aku kesel banget sama karakter dia. Geram sendiri akunya -,-), ga percuma. Belle got her own prince.



Lah, aku kok jadi spoiler gini? Tapi,  gapapa sih, lagian pasti semua orang udah tau cerita ini dari jaman dulu, aku aja yang telat. Ckckck..


Pantas saja, setiap cewek dari anak-anak sampe orang dewasa punya angan-angan jadi princess ya? Sweet kali pulak. Dan sepertinya cantiknya warna kuning gaun Si Bella akan ku jadikan referensi warna baju Martupol. *Lah, aku ngayal?*



No comments:

Post a Comment