Sharing Bucket Of Travelling, Beauty and Happiness

Monday, 3 April 2017

The Power Of Telur Setengah Matang | Road to UKMPPD #2

*Nyempet-nyenpetin ngeblog*

Sejak masa purna-koas ini, kegiatan bukannya makin nyantai, atau bisa bernapas lega. Ternyata, ini awal masa Kussmaull (pernapasan cepat dan dalam) terbuka lebar di depan mata, dan bahkan otak berada di  fase overloaded. Enggak, bukan mau pencitraan, seakan-akan aku mahasiswa kedokteran paling rajin seantero nusantara, merasa paling lelah dengan dunia kedokteran ini. 

Bentar, jangan ngira begitu. Nyesal entar.

Aku ini, di deretan anak FK yang menjunjung tinggi SKKS (Sistem Kebut-Kepepet Semalam), disitu mau ujian, disitu belajar. Sebagai penyandang embel-embel mahasiswa kedokteran, pasti cara belajarku ini ga patut diikuti. Gimanalah weeee, aku itu mudah jenuh dan bosan, kaluan bayangkanlah berapa lama kuliah kedokteran ini. 

Beberapa hari ini, jam tidur memang kacau balau. Satu hari bisa cuman 3 jam tidur, itu karena roh baik menyergapku untuk belajar. Tapi kadang, roh jahat, menggodaku untuk tidak belajar. Hahaha..


Akhirnya kesehatan up and down. Sempat beberapa kali nge-puding. Puding ini maksudnya mengkonsumsi telur ayam kampung setengah matang, bukan makan agar-agar loh ya, wkwkwk... Emang efek nge-bugarin dari telur setengah matang adalah mantap adanya. Ga percuma dari kecil aku dikenalkan dengan ramuan tradisional ini. 

Mas-mas penjual bandrek TST yang lapaknya beberapa kali aku datangi, kadang merasa aneh. Aku, cewek, sendiri, dan cuman beli telur setengah matang. Ini cewek, apa cowok? Kayanya sih itu isi pikirannya. Yaudah sih, bodo amat, daripada tumbang? 

Dengan segala kegalauan dan kadang-kadang malah mengarah ke Gangguan Cemas Menyeluruh (Kode PPDGJ nya F41.1) -tenang, aku ga gangguan jiwa kok-, semoga ga ada yang percuma ya :) Mohon Doanya, guys!

No comments:

Post a Comment